Home / Adab / Bahaya Tidur Tengkurap (Syariat Dan Medis)

Bahaya Tidur Tengkurap (Syariat Dan Medis)

hukum tidur tengkurap

Tengkurap sangat nyaman dan pulas dirasakan oleh sebagian orang. Rasanya lebih nikmat dan lebih rileks. Bahkan ada yang menjadikan cara tidur ini sebagai kebiasaan. Ada perintah dalam agama kita agar menghindari hal ini, karena memang secara kesehatan cara tidur seperti ini kurang baik.

Demikianlah agama Islam, memerintahkan dan melarang sesuatu pasti untuk kemashalahatn dan kebaikan manusia.

syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di rahimahullah berkata dalam risalahnya,

الدين مبني على المصالح

في جلبها و الدرء للقبائح

“Agama dibangun atas dasar  berbagai kemashlahatan

Mendatangkan mashlahat dan menolak berbagai keburukan”

 

Kemudian beliau menjelaskan,

ما أمر الله بشيئ, إلا فيه من المصالح ما لا يحيط به الوصف

“Tidaklah Allah memerintahkan sesuatu kecuali padanya terdapat berbagai mashlahat yang tidak bisa diketahui secara menyeluruh”[1]

 

Larangan tidur dengan posisi tengkurap

Karena khabar dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwa, ini adalah cara tidur yang dimurkai oleh Allah.

عن يعيش ان طخفة الغفاري رضي الله عنه قال: قال أبي بينما أنا مضطجع في المسجد على بطني إذا رجل يحركني برجله فقال: ” إن هذه ضجعة يبغضها الله” قال فنظرت فإذا رسول الله صلى الله عليه وسلم

Ya’isy bin Thikhfah Al-Ghifari berkata, “Bapakku menceritakan kepadaku bahwa ketika aku tidur di masjid di atas perutku (tengkurap), tiba-tiba ada seseorang yang menggerakkan kakiku dan berkata,

“Sesungguhnya tidur yang seperti ini dimurkai Allah.”

bapakku berkata,  “Setelah aku melihat ternyata beliau adalah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.” [2]

 

dalam riwayat yang lain,

إنما هي ضجعة أهل النار

berbaring seperti ini (tengkurap) adalah cara berbaringnya penghuni neraka[3]

 

diantara ulama ada juga yang sekedar menghukumi dengan makruh (dibenci). Sebagimana perkataan Imam Tirmidzi rahimahullah dalam sunannya,

باب ما جاء في كراهية الاضطجاع على البطن

“Bab makruhnya tidur tengkurap”

Kemudian beliau mebawakan hadits,

عن أبي هريرة رضي الله عنه قال: رأى رسول الله صلى الله عليه وسلم رجلاً مضطجعاً على بطنه، فقال: ” إن هذا ضجعة لا يحبها الله”

Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, bahwasanya Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam melihat seorang Laki-laki muslim tidur tengkurap, kemudian beliau bersabda,

“Ini adalah cara tidur yang tidak disukai oleh Allah.[4]

 

Bahaya kesehatan tidur dengan cara ini

Ulama sekaligus pakar kedokteran, Ibnul Qayyim Al-Jauziyyah rahimahullah berkata,

، وكثرة النوم على الجانب الأيسر مضر بالقلب بسبب ميل الأعضاء إليه، فتنصب إليه المواد. وأردأ النوم على الظهر، ولا يضر الاستلقاء عليه للراحة من غير نوم، وأردأ منه أن ينام منبطحاً على وجهه

“terlalu sering tidur dengan sisi kiri membahayakan bagi jantung karena kecendrungan anggota (organ dalam) ke kiri, maka bisa menekannya. Dan cara tidur yang kurang baik juga adalah terlentang. Tetapi tidak mengapa jika sekedar untuk beristirahat tanpa tidur. Dan yang kurang baik juga adalah cara tidur berbaring dengan mukanya (tengkurap).”[5]

 

Ilmu kedokteran modern membuktikan bahwa memang tidur tengkurap berbahaya, apalagi tidurnya pulas dan lama karena saat tidur tengkurap otomatis otot dada/otot pernafasan kita tidak dapat mengembangkan dada dengan baik danmaksimal, sehingga  aliran oksigen menjadi lebih sedikit dan bisa berakibat menjadi sesak nafas.

Demikian juga tidur pada sisi kiri badan (yaitu menghadap ke kiri) juga berbahaya, karena organ-organ bisa menghimpit jantung sehingga sirkulasi darah terganggu dan mengurangi pasokan darah ke otak.

Sedangkan tidur terlentang akan kurang baik jika bagian tubuh tidak ditopang dengan baik atau tidak menyentuh tempat tidur dengan ideal sehingga bisa menyebabkan nyeri punggung ketika bangun tidur.

 

Demikian semoga bermanfaat.

 

@Pogung Lor, 4 Rajab 1434 H

Penyusun: dr. Raehanul Bahraen

Artikel www.muslimafiyah.com

 

silahkan like fanspage FB dan follow twitter

 

 

 


[1]  Risaalah fiil Qowaaidil fiqhiyah hal. 41, Maktabah Adwa’us salaf

[2]  HR. Abu Dawud, disahihkan oleh Syaikh al-Albani dalam Takhrij Misykat al-Mashabih, 4718

[3] HR. Ibnu Majah

[4] HR. AT-Tirmidzi no.2789

[5] Zadul Ma’ad 4/240-241

45 Comments

  1. budi majid says:

    Terima kasih atas pencerahannya, kalo ane kebiasaannya tidurnya telentang kadang untuk membuat nyaman tengkurap juga 🙂

  2. syaeful bachri says:

    bagaimana klo tdr mnghadap ke kanan……..?

  3. Dede Samsuri says:

    Thank’s
    Teks barusan hal-hal yang dilarang oleh agama (islam) terus kalo boleh tahu syarat tidur yang ideal (baik) untuk islam , bagaimana ?

  4. Sebelumnya saya ucapkan terima kasih atas informasinya. Jadi, posisi ketika tidur yang baik itu seperti apa?
    Mohon dijawab…

  5. Jadi posisi tidur yang baik bagaimana ?

    • Raehan says:

      berbaring ke arah kanan

      • rinal says:

        Assalamualaikum
        Mau tanya
        Bagaimana dengan tdur menghadap ke kanan?
        Apa alasan islam dan medis membenarkan tidur menghadap ke kanan?
        Apa manfaatnya?
        Mohon di beritahu
        Trimakasih sebelumnya
        🙂

      • Raehan says:

        wa’alaikumussalam,
        terdapat dalam hadits bahwa rasulullah shallallahu alaihi wa sallam tidur menghadap kanan di atas lambung kanan,
        secara medis organ lebih banyak di kanan, sehingga jika berbaring ke kanan tidak menimpa bagian kiri
        akan tetapi sebaiknya kita ikuti saja cara beliau tidur, bukan karena tahu ini secara medis, krna ilmu dan teori dunia bisa berubah2

        silahakn bac:
        https://muslimafiyah.com/ingin-sehat-atau-ingin-beribadah.html

  6. meilinagasaki oktavia says:

    • · ♡·♥ ΤНÄNK ЧÖÜ ♥·♡ · • ° atas informasinya

  7. Aisa says:

    Tengkurap abiz berhbgn bdn, bgm? Terimakasih

  8. Raehan says:

    tidak masalah, asal jangan pas tidur, memang terkadang tidur tengkurap enak, tetapi kita usahakan tidak

  9. nurul says:

    Assalamu’allaikum
    Begini saya ♍αυ̲̣̥ tanya , saya kan kalo tidur menghadap ke kiri krn kalau menghadap ke kanan đαη berbaring itu saya sesak nafas . Nah tapi yg saya rasakan dada saya sebelah kiri jadi sakit sampai skrg , tp stelah saya tau tdur yg paling baik menghadap kanan saya akan ¢σвα . Mohon blsan nÿ̲̣̣̣̥ɑ̤̥̈̊α̣̣̥α̍̍̊α̇̇̇̊ ˚◦ . Trimakasih

  10. Raehan says:

    wa’alaikumussalam,
    kalau sudah sering sekali ada kemungkinan di paru2 ada semacam cairan, coba rongent dada , anda pergi ke dokter untuk periksa,
    smga dimudahkan

  11. khofiya says:

    kalau tengkurap sambil main leptop atau baca apakah juga tercela?
    terimakasih

  12. arti assa says:

    terima kasih atas infonya. Ini sangat membantu 🙂

  13. valen says:

    Terimakasih atas artikel ini. Saya ingin bertanya, pernah sekitar 2 bulan lalu saya jatuh pingsan sehingga bagian kiri kepala saya terbentur lantai. Setelah itu saya mulai merasakan vertigo dan posisi tidur yg terbaik bagi saya saat itu adalah menghadap kanan dengan bantal tinggi. Hingga setelah agak lama keadaan saya perlahan membaik, saya justru merasakan vertigo jika tidur menghadap kanan sehingga membuat saya selalu tidur menghadap kiri / tubuh telentang dengan kepala lebih condong menghadap kiri sampai sekarang. Jika begitu, bagaimana hukum syariatnya dan dampaknya dalam medis, mengingat saya masih belum dapat sembuh total dari vertigo ini. Mohon penjelasannya. Terima kasih.

  14. miza says:

    saat hamil apalagi hamil besar, umumnya tenaga medis menganjurkan utk tidur miring ke kiri. bagaimana masalah ini dok?

    jazakillah khairan

  15. tyyoo says:

    absen doankk :))

  16. Ulil L.A says:

    Terimakasih banyak min atas postingannya 🙂

  17. Romario says:

    Assalaamu’alaikum wr.wb saya ingin bertanya, tidur yang ideal adalah arah ke kanan tapi kan kita dalam keadaan tdur tidak sadar/tahu apa”, Apakah tungkrap atau ke kiri atau ke kanan, Itu bagaimana hukumnya?? Trima kasih sebelumnya,,,

  18. Milzam Fahri says:

    Thanks buat informasinya.

  19. Farid WahyuNingsih says:

    Jazakillah….

  20. Ummu Dhuha says:

    Dok.. jika pada bayi bagaimanakah tinjauan medisnya? Anak saya (4m) akhir2 ini sering tidur tengkurap… tapi selalu saya awasi selama hidungnya tidak tertutup maka saya biarkan.. Apakah ini bisa berpengaruh bagi kesehatannya?
    Trimakasih atas jawabannya..

  21. putra sandi says:

    Terimakasih Penjelasanya, Allhamdulilah Mengerti Sedikit Sedikit

  22. alam says:

    Terima kasi atas infonya…izin share ya…

  23. Dirza says:

    Dok. Silahkan dibaca tulisan Dr. Abu Ameenah Bilal Philips berikut.

    http://blog.islamiconlineuniversity.com/question/the-prophets-sunnah-on-how-a-muslim-should-sleep/

    Disebutkan dalam artikel tersevut, Berdasarkan peneliatian, tidur tengkurap meningkatkan resiko gangguan tulang belakang pada orang dewasa dan kejadian Sudden death syndrome pada anak dan balita. Sejak tahun 1989 dokter di Inggris menyarankan agar anak tidak ditidurkan tengkurap dan angka kejadian SDS menurun 70%

    Tentu saja alasan utama kita adalah mengikuti sunnah, namun banyak manfaat yg baru diketahui 1400 tahun kemudian. Ini baru cara tidur, semoga kita bisa mengikuti sunnah lainnya.

  24. […] Tidaklah Allah memerintahkan sesuatu kecuali padanya terdapat berbagai mashlahat yang tidak bisa diketahui secara menyeluruh[1] […]

  25. fatur says:

    Terima kasih atas ilmunya, semoga membawa berkah bagi kita semua ^^

  26. Teerimakasihhh……
    artikel ini sangatttt bermanfaattt..
    Semoga BAROKAHHH
    #AMINN

  27. Site Title says:

    […] “terlalu sering tidur dengan sisi kiri membahayakan bagi jantung karena kecendrungan anggota (organ dalam) ke kiri, maka bisa menekannya. Dan cara tidur yang kurang baik juga adalah terlentang. Tetapi tidak mengapa jika sekedar untuk beristirahat tanpa tidur. Dan yang kurang baik juga adalah cara tidur berbaring dengan mukanya (tengkurap).”[5] […]

  28. Kartini says:

    Terima kasih. informasinya sangat bermanfaat.

Leave a Reply