AdabBimbingan IslamMuamalah

Jangan Salah Fokus

Setelah mengaji menjadi

Lebih ramah [1]

Lebih banyak amal

Bermanfaat bagi manusia [2]

BUKAN

Lebih sering debat dan [3]

Lebih Sangar

Setelah berjilbab

Lebih menjaga diri [4]

BUKAN

Memperbanyak model jilbab [5]

Catatan Kaki:

  • Seorang muslim ramah, murah senyum, dan optimis serta menularkan optimisme pada yang lain. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, لَا تَحْقِرَنَّ مِنَ الْمَعْرُوفِ شَيْئًا، وَلَوْ أَنْ تَلْقَى أَخَاكَ بِوَجْهٍ طَلْقٍ “Janganlah engkau remehkan suatu kebajikan sedikitpun, walaupun engkau bertemu dengan saudaramu dengan wajah yang ceria/bermanis muka.” (HR. Muslim no. 2626)
  • Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ﺧَﻴْﺮُ ﺍﻟﻨَّﺎﺱِ ﺃَﻧْﻔَﻌُﻬُﻢْ ﻟِﻠﻨَّﺎﺱِ “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia.” (Shahihul Jami’ no. 3289).
  • Seorang Muslim berusaha memberi manfaat bagi manusia, baik harta, tenaga, maupun pikiran. Nabi Sulaiman ‘alaihis salam berkata kepada anaknya, يَا بُنَيَّ، إِيَّاكَ وَالْمِرَاءَ، فَإِنَّ نَفْعَهُ قَلِيلٌ، وَهُوَ يُهِيجُ الْعَدَاوَةَ بَيْنَ الْإِخْوَانِ “Wahai anakku, tinggalkanlah mira’ (jidal, mendebat karena keragu-raguan dan menentang) itu, karena manfaatnya sedikit. Dan ia membangkitkan permusuhan di antara orang-orang yang bersaudara.” (Syu’abul Iman: 8076 Al-Baihaqi, cetakan pertama, Darul Rusydi Riyadh, Asy-Syamilah)
  • “Yang terjaga itu untuk yang menjaga,” itulah ciri khas wanita muslimah, yaitu memiliki rasa malu dan menjaga diri.
  • Karena fungsi jilbab itu untuk menjaga kehormatan wanita, bukan menjadi perhiasan wanita. Allah berfirman, ﻳَﺎ ﺃَﻳُّﻬَﺎ ﺍﻟﻨَّﺒِﻲُّ ﻗُﻞْ ﻷﺯْﻭَﺍﺟِﻚَ ﻭَﺑَﻨَﺎﺗِﻚَ ﻭَﻧِﺴَﺎﺀِ ﺍﻟْﻤُﺆْﻣِﻨِﻴﻦَ ﻳُﺪْﻧِﻴﻦَ ﻋَﻠَﻴْﻬِﻦَّ ﻣِﻦْ ﺟَﻼﺑِﻴﺒِﻬِﻦَّ ﺫَﻟِﻚَ ﺃَﺩْﻧَﻰ ﺃَﻥْ ﻳُﻌْﺮَﻓْﻦَ ﻓَﻼ ﻳُﺆْﺫَﻳْﻦَ ﻭَﻛَﺎﻥَ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻏَﻔُﻮﺭًﺍ ﺭَﺣِﻴﻤًﺎ “Hai Nabi, Katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.” yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka TIDAK DIGANGGU. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al Ahzab: 59)

@Desa Pungka, Sumbawa Besar

Penyusun: Raehanul Bahraen

Artikel: www.muslimafiyah.com

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button