Bimbingan Islam

Wafat Karena Kebakaran Mendapat Pahala Syahid

[Rubrik: Faidah Ringkas]

Dalam beberapa bulan terakhir, asap kebakaran hutan dan lahan menyelimuti sebagian wilayah negeri kita. Kondisi cuaca yang kering dan hujan yang tak kunjung turun turut memperparah penyebaran api. Saudara-saudara kita, khususnya di Kalimantan, harus tetap berjuang menjalankan aktivitas sehari-hari di tengah kondisi yang memprihatinkan tersebut.

Di tengah musibah ini, banyak relawan yang tergerak untuk turun langsung, berusaha memadamkan kobaran api yang terus meluas. Berbagai upaya dilakukan untuk menjinakkan api sekaligus menyelamatkan orang-orang yang berada di sekitar lokasi kebakaran. Insyaallah, apa yang mereka lakukan merupakan amal yang sangat mulia. Sebab, menyelamatkan satu nyawa manusia adalah perbuatan yang sangat besar nilainya di sisi Allah. Allah Ta’ala berfirman,

وَمَنْ أَحْيَاهَا فَكَأَنَّمَا أَحْيَا النَّاسَ جَمِيعًا

“Siapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, dia seakan-akan telah memelihara kehidupan semua manusia.” (QS. Al-Ma’idah: 32)

Namun, di balik perjuangan tersebut, tersimpan kabar yang sangat menyedihkan. Belum lama ini, dilaporkan sembilan orang relawan wafat dalam musibah kebakaran hutan dan lahan tersebut. Sebagian dari mereka meninggal akibat kobaran api, asap, dan dampak yang ditimbulkannya. Mereka terus berjuang memadamkan api dan menyelamatkan orang lain, bahkan hingga kehilangan nyawa mereka sendiri.

Kita tentu turut berduka atas musibah ini. Kita berharap semoga Allah Ta’ala menerima amal kebaikan mereka dan menganugerahkan pahala syahid kepada mereka. Sebab, dalam Islam, orang yang meninggal dunia akibat kebakaran termasuk golongan yang disebut sebagai syahid dalam hadis Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Beliau bersabda,

… وَصَاحِبُ الْحَرِيقِ شَهِيدٌ

“… dan orang yang meninggal karena kebakaran adalah syahid.” (HR. Abu Dawud no. 3111)

Islam mengajarkan bahwa orang yang mendapatkan pahala syahid tidak hanya mereka yang gugur di medan peperangan. Ada pula golongan lain yang disebut sebagai syahid dalam hadits-hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, di antaranya orang yang meninggal akibat kebakaran.

Para ulama menjelaskan bahwa golongan ini termasuk syahid akhirat, yaitu orang yang diharapkan memperoleh pahala syahid di sisi Allah, tetapi pengurusan jenazahnya tetap dilakukan sebagaimana jenazah kaum muslimin pada umumnya. Hal ini berbeda dengan syahid dunia dan akhirat yang memiliki ketentuan khusus dalam pengurusan jenazahnya.

Semoga Allah Ta’ala menerima amal kebaikan para relawan yang telah berjuang dalam musibah ini, mengampuni dosa-dosa mereka, dan menganugerahkan pahala syahid kepada mereka. Semoga Allah juga memberikan kesabaran dan ketabahan kepada keluarga yang ditinggalkan. Kita pun berdoa agar Allah segera menurunkan hujan yang membawa manfaat, memadamkan kebakaran hutan dan lahan, serta melindungi saudara-saudara kita dari segala bahaya. Aamiin.

Artikel www.muslimafiyah.com
Asuhan Ustadz dr. Raehanul Bahraen, M.Sc., Sp. PK
(Alumnus Ma’had Al-Ilmi Yogyakarta)

Konsultasi Kesehatan Mental

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button