Home / Fiqh / Bio Farma Telah 120 Tahun Memproduksi Vaksin untuk Indonesia dan Mengekspornya

Bio Farma Telah 120 Tahun Memproduksi Vaksin untuk Indonesia dan Mengekspornya

Bio farma sudah ada sejak zaman belanda (Parc Vaccinogene) dan kini berubah menjadi BUMN milik negara

Biofarma yang merupakan perusahaan BUMN terbaik 2011 ini ternyata adalah pengekspor 50% kebutuhan vaksin di dunia, Ada 117 negara yang telah menerima produk dari Biofarma, termasuk negara-negara Islam seperti Pakistan, dll.

Sumber berita ini bisa dicari diberbagai media dengan mudah, misalnya:
http://www.biofarma.co.id/?Page_id=14801&lang=en

Bukti ini menepis anggapan bahwa:
1.Ada bisnis uang di balik vaksin dan konspirasi (ada penjelasan khusus bahwa membuat dan meneliti vaksin butuh biaya yang sangat besar dan karena dipakai hanya beberapa kali seumur hidup, tentu tidak baik jadi ajang bisnis)

2.Menepis anggapan vaksin indonesia dan negara berkembang buatan Yahudi dan Amerika untuk melemahkan dan membuat sakit (menepis konspirasi lagi^^)
(120 tahun yang lalu Israel belum merdeka ya? Atau…)

Mohon maaf, bagi mereka yang mengatakan vaksin buatan Yahudi dan Amerika, atau mengatakan PT. Bio Farma adalah antek-antek Yahudi dan Amerika

Perlu diketahui pegawai dan staf Bio Farma banyak juga yang MUSLIM, tenaga ahli pembuat vaksin juga

Kaidah beragama kita mengajarkan:
-Hukum asalnya husnudzan terhadap saudara muslim
-Tabayyun dan cek-ricek ke sana

Ini salah satu ada yang sudah main-main ke sana (ada foto-fotonya juga), silahkan kunjungi:
http://cicisilent.blogspot.com/…/berkunjung-ke-biofarma-itu…

Kaalau menuduh PT. Bio Farma adalah antek-antek Yahudi dan Amerika, maka harus mendatangkan BUKTI NYATA, mohon maaf, jangan hanya berdasar dugaan dan paranoid semata

Karena kaidah Islam mengajarkan:

البينة علي المدعي

“(Mendatangkan) Bukti bagi yang mengklaim/menuduh”

Semoga kita bisa bijak

NOTE:
-mohon maaf, berdasarkan pengalaman, saya tidak melayani debat kusir, karena saya menggunakan prinsip dakwah: diterima alhamdulillah, ditolak jangan dimusuhi tetapi didoakan karena masih saudara se-Islam, kami hanya menyampaikan

-jika diskusi bertukar pikiran dalam rangka mencari kebenaran maka saya menerima tetapi TIDAK di komentar, silahkan Inbox
karena:
1. Bisa membuat orang awam bingung
2. Kemudian jika ada salah satu yang sebenarnya dalam hati mengaku “kalah” tetapi “gengsi” kalah dan “gengsi menerima kebenaran” karena diskusinya dilihat oleh banyak orang (kami tidak ingin terjadi pada diri kami dan orang lain)

-Jangan sampai kita kaum musilimin, berpecah belah dan saling bermusuhan hanya karena masalah vaksin. Ulama saja berbeda pendapat tetapi tetap bersaudara

-mohon maaf, kepada yang tidak setuju dengan vaksin, kalian adalah saudara saya se-Islam, tidak ada niat saya yang tidak baik, jika saya ada salah kata saya mohon maaf

Salam
dr. Raehanul Bahraen

Artikel www.muslimafiyah.com

silahkan like fanspage FB , subscribe facebook dan   follow twitter

 

2 Comments

  1. Aruz says:

    Iyaa Bener Ustadz Allhamdulillah karyawan Biiofarma Aqidahnya pun Bagus karena sering diadakan kajian Salaf,dan setiap hari senin ada kajian rutin buat karyawnya.Jadi org2 yg menuduh Biofarma sbg Antek2 Yahudi itu sangat jauh dari kebenran. Wallhu’alam

Leave a Reply