Home / Fatwa Kedokteran / Doa ketika kesulitan melahirkan

Doa ketika kesulitan melahirkan

Melahirkan adalah mungkin menjadi momok menakutkan bagi sebagian kecil wanita, karena memang ada beberapa kasus dimana wanita mengalami kesulitan ketika melahirkan, perlu dilakukan tindakan khusus untuk membantu seperti vakum atau drip oksitosin yang menyakitkan sampai operasi caesar.

Syaikh Abdullah Ibnu Jibrin rahimahullah ditanya,

هل هناك دعاء تقوله المرأة إذا تعسرت ولادتها

“Apakah ada doa yang bisa di ucapkan oleh seorang wanita yang kesulitan ketika melahirkan?

 

Beliau menjawab:

ج: قال ابن القيم في الطب النبوي في حرف الكاف: كتاب لعسر الولادة،

قال الخلال حدثني عبد الله بن أحمد قال: رأيت أبي يكتب للمرأة إذا عسر عليها ولادتها

في جام أبيض وشيء لطيف: لا إله إلا الله الحليم الكريم، سبحان الله رب العرش العظيم،

الحمد لله رب العالمين، (( كأنهم يوم يرون ما يوعدون لم يلبثوا إلا ساعة من نهار بلاغ ))،

(( كأنهم يوم يرونها لم يلبثوا إلا عشية أو ضحاها )) …

“Berkata Ibnul Qayyim Al-Jauziyah dalam kitab Thibbun Nabawi bab huruf “kaff”, Al-Khallal berkata, Abdulllah bin Ahmad bin Hambal mencetitakan kepadaku bahwa ia berkata, “ Aku melihat ayahku (Imam Ahmad bin Hanbal) menulis di suatu wadah putih atau sesuatu yang bersih untuk wanita yang kesulitan melahirkan.

 لا إله إلا الله الحليم الكريم، سبحان الله رب العرش العظيم

“Tidak ada ilah yang berhak diibadahi dengan benar kecuali Allah Yang Maha Penyantun dan Maha Dermawan. Mahasuci Allah Rabb ‘Arsy yang besar. Segala Puji hanya bagi Allah Rabb semesta alam.

 

كأنهم يوم يرون ما يوعدون لم يلبثوا إلا ساعة من نهار بلاغ

‘Seolah-olah tidak tinggal (didunia) melainkan sesaat pada siang hari. (Inilah) suatu pelajaran yang cukup.’ (Al-Ahqaaf: 35)

كأنهم يوم يرونها لم يلبثوا إلا عشية أو ضحاها

‘Pada hari mereka melihat hari berbangkit itu, mereka merasa seakan akan tidak tinggal (di dunia) melainkan (sebentar saja) di waktu sore atau pagi hari.” (An-Naazi’aat:46).”

 

ويذكر عن ابن عباس أن عيسى مر على بقرة قد اعترض ولدها في بطنها فقالت:

يا كلمة الله ادع الله أن يخلصني مما أنا فيه، فقال: يا خالق النفس من النفس، ويا مخلص النفس من النفس،

ويا مخرج النفس من النفس خلصها، فرمت بولدها فإذا هي قائمة تشمه، وإذا عسر على المرأة ولدها فاكتبه لها

Disebutkan dari Ibnu Abbas bahwa Nabi Isa melewati sapi betina yang kesulitan melahirkan kemudian sapi tersebut berkata kepada nabi Isa, “ wahai kalimatullah, berdoalah kepada Allah agar memudahkan keadaanku saat ini. Nabi Isa kemudian berdoa,

يا خالق النفس من النفس، ويا مخلص النفس من النفس، ويا مخرج النفس من النفس خلصها

“wahai pencipta jiwa (anak) dari jiwa (mani orang tua), wahai pelepas jiwa (anak) dari jiwa (ibu), wahai yang mengeluarkan jiwa  (anak) dari jiwa (ibu), permudahkanlah ia.

 

Maka anak tersebut lahir dan dia langsung berdiri mencium anaknya. Jika seseorang wanita kesulitan melahirkan, maka tulislah ini untuknya.

 

. ورخص جماعة من السلف في كتابة بعض القرآن وشربه، وجعل ذلك من الشفاء الذي جعل الله فيه.

ويكتب في إناء نظيف : (( إذا السماء انشقت وأذنت لربها وحقت وإذا الأرض مدت وألقت ما فيها وتخلت ))

وتشرب منه الحامل ويرش على بطنها اهـ.

” Sekelompok kaum Salaf membolehkan menulis sebagian ayat-ayat al-Qur’an lalu meminumnya. Mereka menjadikan hal tersebut sebagai obat yang Allah jadikan padanya.”

Ditulis pada wadah yang bersih:

إذا السماء انشقت وأذنت لربها وحقت وإذا الأرض مدت وألقت ما فيها وتخلت

“Apabila langit terbelah, dan patuh kepada Rabb-nya, dan sudah semestinya patuh, dan apabila bumi diratakan, dan memuntahkan apa yang ada di dalamnya dan menjadi kosong.” (Al-Insyiqaaq: 1-4)

 

Setelah itu, bejana tersebut diisi air dan diminumkan kepada wanita hamil yang kesulitan melahirkan tersebut, dan sebagian airnya di percikan ke perutnya.”

 

Sumber: http://ibn-jebreen.com/?t=books&cat=6&book=49&page=1999

 

Penjelasan Ibnul Qayyim juga bisa dilihat dalam kitab beliau “Zaadul ma’aad” pada bab (: كتاب لعسر الولادة).

 

 

Penerjemaah: Raehanul Bahraen

Artikel www.muslimafiyah.com

 

Leave a Reply