Home / Aqidah / Hindari Berdoa: “Ya Allah, Ampuni Aku Jika Engkau Kehendaki”

Hindari Berdoa: “Ya Allah, Ampuni Aku Jika Engkau Kehendaki”

#IndonesiaBertauhid

-Sobat, pernahkan anda mendengar doa seperti ini:

“Ya Allah ,
Tak layak bagiku menghuni surga Firdaus-Mu,
namun aku tak kuat bila menempati neraka Jahim-Mu”

“Ya Allah, Ampuni Aku Jika Engkau Kehendaki”

-Sejenis dengan doa ini dan TIDAK BOLEH misalnya:

“Ya Allah jika surga layak bagiku, maka masukkan aku ke surga-Mu”

-Doa semacam ini dibahas dalam pelajaran TAUHID dan harus dihindari

-Doa “menggantung” seperti ini ada larangannya sebagaimana dalam hadits,

ﻻ ﻳﻘﻞ ﺃﺣﺪﻛﻢ : ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺍﻏﻔﺮ ﻟﻲ ﺇﻥ ﺷﺌﺖ، ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺍﺭﺣﻤﻨﻲ ﺇﻥ ﺷﺌﺖ، ﻟﻴﻌﺰﻡ ﺍﻟﻤﺴﺄﻟﺔ ﻓﺈﻥ ﺍﻟﻠﻪ ﻻ ﻣﻜﺮﻩ ﻟﻪ “.

“JANGANLAH seseorang di antara kalian yang berdo’a dengan ucapan :
“Ya Allah, Ampunilah aku jika Engkau menghendaki”,

atau berdo’a :
“Ya Allah, rahmatilah aku jika Engkau menghendaki”,

tetapi hendaklah meminta dengan MANTAP karena sesungguhnya Allah tidak ada sesuatupun yang memaksa-Nya untuk berbuat sesuatu”. (HR. Bukhari & Muslim)

dalam riwayat lainnya:

ﻭﻟﻴﻌﻈﻢ ﺍﻟﺮﻏﺒﺔ ﻓﺈﻥ ﺍﻟﻠﻪ ﻻ ﻳﺘﻌﺎﻇﻤﻪ ﺷﻲﺀ ﺃﻋﻄﺎﻩ

“Dan hendaklah ia memiliki keinginan yang besar, karena sesungguhnya Allah tidak terasa berat bagi-Nya sesuatu yang Ia berikan”.

-Mengapa dilarang? Karena:

1. Ucapan ini menunjukkan seakan-akan Allah merasa keberatan dalam mengabulkan permintaan hambaNya, atau merasa terpaksa untuk memenuhi permohonan hambaNya

Sama seperti seorang berkata:
“Kalau engkau berkehendak, pinjamkan saya uang”

Kalimat ini muncul karena dia butuh uang dan dia tahu bahwa yang diminta pinjam bisa jadi meminjamkan atau tidak meminjamkan (karena bisa jadi dia juga sedang butuh uang atau lainnya)

Sedangkan meminta ampun bagi hamba yang butuh ampunan, maka Allah Maha Kaya dan Tidak butuh dengan ampunan hamba-Nya akan tetapi Allah Maha Pengampun yang mengampuni siapa saja

2. Kita diperintahkan berkeinginan kuat dalam berdoa, bahwa kita sangat butuh, memelas pada Allah dan yakin akan dikabulkan baik di dunia maupun berupa simpanan kebaikan di akhirat

-Yang BOLEH adalah “menggantungkan” doa dan menyandarkannya dengan ilmu ghaib Allah mengenai masa depan, karena ia tidak tahu masa depan dan hanya Allah yang tahu

Misalnya:

ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺃَﺣْﻴِﻨِﻰ ﻣَﺎ ﻛَﺎﻧَﺖِ ﺍﻟْﺤَﻴَﺎﺓُ ﺧَﻴْﺮًﺍ ﻟِﻰ، ﻭَﺗَﻮَﻓَّﻨِﻰ ﺇِﺫَﺍ ﻛَﺎﻧَﺖِ ﺍﻟْﻮَﻓَﺎﺓُ ﺧَﻴْﺮًﺍ ﻟِﻰ

“Ya Allah, hidupkanlah aku (panjangkan usiaku), jika hidup itu lebih baik bagiku dan matikanlah aku jika kematian itu lebih baik bagiku’ “. (HR. Bukhari)

Sebagian ulama menjelaskan doa ini boleh jika ia mengkhawatirkan agamanya

Contoh lainnya:
“Ya Allah, jika ia memang dia jodoh yang bisa selalu mengingatkan aku pada-Mu, maka jodohkanlah aku dengannya”

-Seseorang yang TAUHID dan IMAN nya baik,  akan selalu yakin dan percaya kepada Allah dengan hati yang teguh dan mantab sebagaimana tercermin dalam doanya

@Yogyakarta tercinta

Penyusun: Raehanul Bahraen

Artikel www.muslimafiyah.com

3 Comments

  1. betul pak ust, saya setuju banget dengan artikel diatas, maaf pak ust, sekedar tambahan semoga bermanfaat, berikutbeberapa tambahan yang harus kita lakukan agar doa kita segera dikabulkan

    jazaakumullah khoiron kastiiron, semoga bermanfaat

  2. betul pak ust, saya setuju banget dengan artikel diatas, maaf pak ust, sekedar tambahan semoga bermanfaat, berikut beberapa tambahan yang harus kita lakukan agar doa kita segera dikabulkan

    jazaakumullah khoiron kastiiron, semoga bermanfaat

Leave a Reply