Home / Aqidah / Langsung Mengingatkan Meninggalkan Maksiat Ketika Terjadi Bencana Alam

Langsung Mengingatkan Meninggalkan Maksiat Ketika Terjadi Bencana Alam

Ketika terjadi bencana alam seperti gempa bumi, banjir bandang, tsunami dan lain-lainya, sebagian kaum muslimin ada yang langsung menasehati agar penduduk daerah tersebut agar segera bertaubat dan langsung meninggalkan kesyirikan dan maksiat, akan tetapi sebagian orang yang berkata:

“Jangan langsung diingatkan meninggalkan maksiat, mereka masih berduka, ini seperti memvonis mereka”

Bagaimana menyikapi hal ini? Jawabannya: Kita PERLU mengingatkan langsung kepada mereka, asalkan kita gunakan bahasa yang baik, lembut dan bijaksana sehingga tidak terkesan memvonis. Bagaimanapun juga, yang namanya kesalahan harus sesegera mungkin diperbaiki dengan cara diingatkan dengan nasihat yang baik.

Mari kita lihat, bagaimana sikap para sahabat seperti Umar bin Khattab ketika terjadi gempa bumi di madinah. Umar bin Khattab LANGSUNG mengingatkan penduduk Madinah saat itu agar meninggalkan maksiat. Beliau berkata,

يا أيها الناس ما أسرع ما أحدثتم، لإن عادت لأخرجن من بين أظهركم

“Wahai manusia, betapa cepatnya kalian melakukan berbuat dosa, seandainya gempa ini datang lagi maka aku akan keluar dari hadapan kalian (yaitu meninggalkan kota Madinah).” (Al-Fitan hal:377, & As-Sunan Al-Kubra 3/342)

Jadi perlu langsung mengingatkan penduduk daerah tersebut agar langsung meninggalkan kesyirikan dan maksiat, dengan menggunakan bahasa yang baik, lembut, bijaksana lagi mengena. Jangan sampai nasehat kita seperti memvonis yang membuat mereka justru lari dari dakwah.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sabdakan,

ﻳَﺴِّﺮُﻭﺍ ﻭَﻟَﺎ ﺗُﻌَﺴِّﺮُﻭﺍ ﻭَﺑَﺸِّﺮُﻭﺍ ﻭَﻟَﺎ ﺗُﻨَﻔِّﺮُﻭﺍ

“Mudahkan dan jangan mempersulit, berikan kabar gembira dan jangan membuat manusia lari” (HR. Bukhari)

Atau kita bisa mencontoh Abdullah bin Mas’ud yang dengan lembut mengingatkan masyarakat agar “bertaubat dan kembali kepada Allah” dengan segera.

Ketika terjadi gempa bumi Ibnu Mas’ud berkata

يا أيها الناس ! إن ربكم يستعتبكم فأعتبوه

“Wahai manusia, sesungguhnya Allah menginginkan kalian untuk kembali, maka kembalilah pada-Nya.” (Tafsir At-Thabari 17/478)

Demikian semoga bermanfaat

 

@ Yogyakarta Tercinta

Penyusun: Raehanul Bahraen

Artikel www.muslimafiyah.com

Leave a Reply