Home / Adab / Kata “Sindiran” Dalam Dakwah Sebaiknya DiHindari

Kata “Sindiran” Dalam Dakwah Sebaiknya DiHindari

Kami pribadi tidak setuju dengan kata-kata menyindir ketika dakwah semisal:

“Hari gini masih gak berjilbab, apa siap nanggung panas neraka? SITU SEHAT?”
“SEMOGA TERSINGGUNG”
“KELAR HIDUP LO”
Kami membayangkan saja, dulu ketika kami masih “awam masalah agama” dan belum hijrah. Tentu kita merasa model dakwah seperti ini lebih banyak menjauhkan daripada mendekatkan
Mari kita renungkan bersama. Dakwah itu hukum asalnya lemah-lembut, bersabar dan dengan cara yang baik lagi hikmah
ﻳَﺴِّﺮُﻭْﺍ ﻭَﻻَ ﺗُﻌَﺴِّﺮُﻭْﺍ، ﻭَﺑَﺸِّﺮُﻭْﺍ ﻭَﻻَ ﺗُﻨَﻔِّﺮُﻭْﺍ
“Mudahkanlah dan jangan kalian persulit, berilah kabar gembira dan JANGANLAH kalian MEMBUAT ORANG LARI” (HR. Bukhari)
Silahkan baca juga:
1. “Berdakwah dengan gaya nyinyir dan nyindir”

Haruskan Berdakwah Mengajak dengan Gaya “Nyiyir bin Nyindir”?


2. “Dakwah bisa rusak karena ulah pelaku dakwah itu sendiri”

Bisa Jadi Dakwah Rusak Karena Ulah Pelaku Dakwah Itu Sendiri


@Yogyakarta Tercinta
Penyusun: Raehanul Bahraen
Artikel www.muslimafiyah.com

Leave a Reply