Home / Bimbingan Islam / Mata Yang Buta Dijanjikan Surga Dengan Kesabarannya

Mata Yang Buta Dijanjikan Surga Dengan Kesabarannya

Kedua mata adalah anggota badan yang cukup berharga. Bgai mereka yang mendapatkan ujian ini hendaknya dibacakan hadits berikut

Rasulullah shallallahu ‘allaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ اللهَ قَالَ: إِذَا ابْتَلَيْتُ عَبْدِي بِحَبِيبَتَيْهِ فَصَبَرَ عَوَّضْتُهُ مِنْهُمَا الْجَنَّةَ- يُرِيدُ عَيْنَيْهِ

 “Sesungguhnya Allah berfirman, ‘Apabila Aku menguji hamba-Ku dengan dua hal yang dicintainya (yaitu kedua matanya menjadi buta) lalu dia bersabar, niscaya Aku akan menggantinya dengan surga untuknya’.” (HR. al-Bukhari)

Ya, mata adalah jendela dunia, sangat berharga bagi manusia. Jika ia kehilangan pandanganya maka ini bisa menjadi musibah besar bagi dirinya. Ia bisa jadi beban bagi orang lainnya.

Ibnu Hajar Al-Asqalni rahimahullah menjelaskan hadits di atas,

المراد بالحبيبتين المحبوبتان؛ لأ‌نهما أحبُّ أعضاء الإنسان إليه؛ لِما يحصل له بفقْدهما من الأ‌سف على فَوات رؤية

 “Yang dimaksud dengan dua yang dicintai (adalah kedua mata) karena kedua mata adalah anggota badan yang paling dicintai oleh manusia. Jika kedua mata tidak berfungsi maka dia akan sangat sedih karena akan kehilangan pandangannya.” (Fathul Baari 10/116, Darul Ma’rifah, syamilah)

Memang kebuataan akan membuat orang yang mendapat musibah tesebut sangat sedih. Tidak bisa kita bayangkan jika kita kehilangan pandangan kita, segalanya menjadi gelap dan hitam. Wal’iyadzu billah.

 

Akan tetapi ada hiburan yang sangat menghibur :

1. Janji surga dari Allah bagi mereka yang bersabar

2. Lebih aman dari fitnah dan bahaya pandangan yang tidak halal, apalgi di zaman ini

3. Betapa banyak mereka yang buta mata tetapi hati mereka tidak buta dan sebaliknya. Banyak dari mereka yang buta diberikan kemampuan menghapal yang hebat dan memahami sesuatu dengan sekali dengar saja

 

Dan sebagai hiburan juga adalah orang-orang yang sehat di hari kiamat akan berangan-angan kenapa mereka tidak menadapat ujian di dunia kemudian bersabar karena besarnya pahala bagi orang yang mendapat musibah dan bersabar.

Orang yang sehat akan iri kepada si buta di dunia dan bisa jadi mereka akan berangan-angan kenapa mereka tidak mendapat ujian seperti itu yaitu mendapat ujian kebutaan


Nabi shallallahu ‘alihi wa sallam bersabda,

يَوَدُّ أَهْلُ الْعَافِيَةِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَنَّ جُلُودَهُمْ قُرِضَتْ بِالْمَقَارِيضِ مِمَّا يَرَوْنَ مِنْ ثَوَابِ أَهْلِ الْبَلاَءِ.

Manusia (yang sehat) pada hari kiamat menginginkan kulitnya dipotong-potong dengan gunting ketika di dunia, karena mereka melihat betapa besarnya pahala orang-orang yang tertimpa cobaan di dunia.” (HR. Baihaqi: 6791, lihat ash-Shohihah: 2206)

Demikian semoga bermanfaat

@Laboratorium Klinik RSUP DR Sardjito, Yogyakarta tercinta

Penyusun:  dr. Raehanul Bahraen

Artikel www.muslimafiyah.com

silahkan like fanspage FB , subscribe facebook dan   follow twitter

 

 

 

Leave a Reply