Home / Adab / Seberapa Lama Ketika Kita Berdoa Meminta Kepada Allah?

Seberapa Lama Ketika Kita Berdoa Meminta Kepada Allah?

Saudaraku

Coba sejenak engkau luangkan waktu

Untuk berdoa memita kepada Allah

Di waktu luang setelah shalat dhuha

Sebelum tidur atau sepertiga malam

 

Berapa lamanya kita berdoa kepada Allah?

Setengah menit, semenit atau 2 menit saja?

Setelah itu BINGUNG

Minta apa lagi ya kepada Allah?

 

Saudaraku

Berarti ini menunjukkan kita belum mengenal Allah

Belum dekat dengan Allah

Belum Belajar TAUHID seutuhnya, TAUHID Asma’ wa sifat

Jika sudah mengenal Allah

Sangat banyak yang akan kita minta

 

Padahal Allah sudah mejamin akan mengabulkan doa kita.

Allah Ta’ala berfirman,

وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ إِنَّ الَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِي سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ

Dan Rabbmu berfirman: “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahanam dalam keadaan hina dina.” (Al Mukmin: 60).

 

Orang yang berdoa tidak pernah rugi karena doanya akan ada 3 kemungkinan doanya:
1.Dikabulkan

2.Disimpan sebagai kebaikan (jika tidak dikabulkan) untuk akhirat

3.Dijauhkan dari keburukan (misalnya jika dikabulkan menjadi kaya, maka ia akan sombong dan binasa)

 

عَنْ أَبِى سَعِيدٍ أَنَّ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ « ما مِنْ مُسْلِمٍ يَدْعُو بِدَعْوَةٍ لَيْسَ فِيهَا إِثْمٌ وَلاَ قَطِيعَةُ رَحِمٍ إِلاَّ أَعْطَاهُ اللَّهُ بِهَا إِحْدَى ثَلاَثٍ إِمَّا أَنْ تُعَجَّلَ لَهُ دَعْوَتُهُ وَإِمَّا أَنْ يَدَّخِرَهَا لَهُ فِى الآخِرَةِ وَإِمَّا أَنُْ يَصْرِفَ عَنْهُ مِنَ السُّوءِ مِثْلَهَا ». قَالُوا إِذاً نُكْثِرُ. قَالَ «اللَّهُ أَكْثَرُ»

“Abu Sa’id radhiallahu ‘anhu berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berkata: “Tidak ada seorangpun yang berdoa dengan sebuah dosa yang tidak ada dosa di dalamnya dan memuutuskan silaturrahim, melainkan Allah akan mengabulkan salah satu dari tiga perkara,

[1] baik dengan disegerakan baginya (pengabulan doanya) di dunia atau

[2]dengan disimpan baginya (pengabulan doanya) di akhirat atau

[3] dengan dijauhkan dari keburukan semisalnya”,

Para shahabat berkata: “Wahai Rasulullah, kalau begitu kami akan memperbanyak doa?” Beliau menjawab: “Allah lebih banyak (pengabulan doanya)”( HR. Ahmad, Shahih At Targhib wa At Tarhib, no. 1633)

Mari kita pelajari kembali TAUHID

Mengenal Allah agar dekat dengan-Nya

 

@ Yogyakarta Tercinta

Penyusun: Raehanul Bahraen

Artikel www.muslimafiyah.com

Leave a Reply