Home / Adab / Sabar: Mudah Diucapkan Mungkin Sulit Dipraktekkan

Sabar: Mudah Diucapkan Mungkin Sulit Dipraktekkan

Semoga kita dimudahkan agar bisa selalau bersabar karena sabar inilah inti kita hidup di dunia.

Ulama menjelaskan bahwa sabar itu dalam tiga hal:

1.Sabar dalam melaksanakan ketaatan

Bisa jadi ada yang sabar untuk shalat tetapi belum tentu sabar terhadap ujian wanita

2.Sabar untuk meninggalkan maksiat

Bisa jadi ada yang sabar dengan kemiskinana tetapi sangat berat jika menjalani puasa wajib atau sunnah

3.Sabar ketika mendapat ujian dan musibah

Bisa jadi sabar keduanya tetapi ketika mendapat ujian sedikit saja ia tidak bersabar.

Karenanya Imam Syafi’i rahimahullah berkata seandaikan ayat Al-Quran turun tentang wasiat kebenaran dan wasiat kesabaran dalam surat Al-‘Ashr, maka sudah mecukupi.

Allah Ta’ala berfirman,

وَالْعَصْرِ (1) إِنَّ الْإِنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ (2) إِلَّا الَّذِينَ آَمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ

Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.” (QS. Al ‘Ashr: 1-3).

Beliau berkata,

لو ما أنزل الله على خلقه إلا هذه السورة لكفتهم

“Seandainya Allah tidak menurunkan hujjah atas makhkuk-Nya selain surat ini niscaya telah cukup.” (matan Ushul Tsalatsah)

Sabar memiliki keutamaan yang sangat besar di antaranya:

  1. Mendapatkan petunjuk.

Allah Ta’ala berfirman:

“Tidak ada sesuatu musibahpun yang menimpa seseorang kecuali dengan izin Allah; Dan barangsiapa yang beriman kepada Allah, niscaya Dia akan memberi petunjuk kepada hatinya. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.” (At Thaghabun: 11)

  1. Mendapatkan pahala yang sangat besar dan keridhaan Allah.

Allah Ta’ala berfirman,

“sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabar diberikan pahala bagi mereka tanpa batas.” (Az-Zumar:10)

  1. Mendapatkan alamat kebaikan dari Allah.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

 “Apabila Allah menghendaki kebaikan pada seorang hamba-Nya maka Dia menyegerakan hukuman baginya di dunia, sedang apabila Allah menghendaki keburukan pada seorang hamba-Nya maka Dia menangguhkan dosanya sampai Dia penuhi balasannya nanti di hari kiamat.”[1]

  1. Merupakan anugrah yang terbaik

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Tidaklah Allah menganugrahkan kepada seseorang sesuatu pemberian yang labih baik dan lebih lapang daripada kesabaran.”[2]

 

@Markaz YPIA, Yogyakarta tercinta

Penyusun:  Raehanul Bahraen

Artikel www.muslimafiyah.com

silahkan like fanspage FB , subscribe facebook dan   follow twitter

 

[1] HR. Tirmidzi no.2396 dalam kitabuz zuhd, Bab “ Tentang Sabar Terhadap Ujian”, dan dia berkata, “Ini hadist hasan gharib”, Al-Hakim di dalam Al-Mustadrak (I/349), IV/376, 377)

[2] HR. Bukhari no. 1469

Leave a Reply