All posts tagged:

cinta

Wahai Ayah, Perhatikan Ketika Menikahkan Putri-mu

W

Wahai Ayah Perhatikan perkataan ulama berikut: لا تزوج ابنتك إلا من تقي، إذا أحبها أكرمها وإن كرهها لم يظلمها “Janganlah kamu menikahkan putrimu kecuali dengan laki-laki yang bertakwa. Karena jika dia mencintai istrinya maka akan memuliakannya dan jika tidak suka maka tidak akan mendzaliminya.” [1] Wahai ayah, Engkau tahu mengapa […]

Perlahan Menyerupai Sifat Sahabatnya

P

Pepatah Arab berbunyi, ﺍﻟﺼَّﺎﺣِﺐُ ﺳَﺎﺣِﺐٌ “Sahabat (Lingkungan pergaulan) itu bisa menarik (mempengaruhi)” Memilih sahabat sangat penting Sepenting memilih masa depan Sangat berpengaruh perlahan-lahan Engkau akan menyerupai sifat mereka Disadari atau tanpa disadari Jika sahabat buruk, engkaupun menjadi buruk Cepat atau lambat Agama dan sifat seseorang Bergantung dengan sahabatnya Nabi shallallahu […]

Pengorbanan Laki-laki dan Kelemah-lembutan Wanita

P

Wanita luluh Dengen pengorbanan laki-laki Dan laki-laki luluh Dengan kelemah-lembutan wanita Wahai laki-laki Pengorbananmu membuat wanita Sulit menolak cintamu Nyaman dan tenang Di bahu tanggung jawab-mu Berlemah-lembutlah wahai wanita Jika tidak bisa Maka latihlah َﺇِﻧَّﻤَﺎ ﺍﻟْﺤُﻠُﻢَ ﺑِﺎﻟﺘَّﺤَﻠُّﻢِ “Sesungguhnya lembut itu  didapat dengan melembut-lembutkan (melatihnya)”.(HR. Ath-Thabrani) Secantik-cantik wanita Kasarnya sikap membuat […]

Selalu Memastikan Cinta Tulus Suami

S

Wanita dengan perasaannya Berputar antara Mencintai dan dicintai Selalu ingin memastikan Suami tulus mencintainya Ketika suami “Surprise” mengatakan cinta Istri akan berkata “Abang bohong ah” Padahal hatinya berbunga-bunga Terhanyut relung bahagia Rasulullah shallallahu ‘alaihi sallam bersabda, ﺃَﻳُّﻤَﺎ ﺍﻣْﺮَﺃَﺓٍ ﻣَﺎﺗَﺖْ ﻭَﺯَﻭْﺟُﻬَﺎ ﻋَﻨْﻬَﺎ ﺭَﺍﺽٍ ﺩَﺧَﻠَﺖِ ﺍﻟْﺠَﻨَّﺔَ “Siapapun perempuan yang meninggal dunia lalu […]

Rindu Yang Tak Terjawab

R

Selama 11 Bulan MAGRIB setia menantimu Menanti laki-laki di masjid Sebulan ini Engkau sangat menantinya Benarkah ini sebuah Rindu yang tak terjawab? “Orang yang berpuasa memiliki 2 kebahagiaan: kebahagiaan ketika berbuka puasa dan kebahagiaan ketika bertemu dengan Rabb-Nya kelak” [HR. Muslim] ~Raehanul Bahraen ~ www.muslimAfiyah.com

Menikahi, Memisahkan, dan Melindungi

M

Engkau menikahi gadis Berarti memisahkannya Dari ayah, ibu dan kakaknya Yang sangat mencintainya Karenanya engkau harus Menggantikan mereka Cinta, kasih sayang dan perlindungan Dalam satu dekapan sekaligus Rasulullah shallalahu ‘alaihi sallam bersabda, ﻓَﺎﺗَّﻘُﻮﺍ ﺍﻟﻠﻪَ ﻓِﻲ ﺍﻟﻨِّﺴَﺎﺀِ ﻓَﺈِﻧَّﻜُﻢْ ﺃَﺧَﺬْﺗُﻤُﻮْﻫُﻦَّ ﺑِﺄَﻣَﺎﻥِ ﺍﻟﻠﻪِ ﻭَﺍﺳْﺘَﺤْﻠَﻠْﺘُﻢْ ﻓُﺮُﻭْﺟَﻬُﻦَّ ﺑِﻜَﻠﻤَﺔِ ﺍﻟﻠﻪ “Bertaqwalah kalian dalam masalah wanita. Sesungguhnya […]

Bersama yang Dicintai Di surga

B

Jika engkau tidak bisa Berlomba dengan mereka Dalam ilmu dan amal Maka berlombalah Dengan istigfar-mu Sangat ringan di lidah Cintailah mereka Karena engkau akan Setara bersama di Surga “Engkau akan bersama dengan orang yang engkau cintai.” (HR. Bukhari) www.muslimAfiyah.com (Asuhan dr. Raehanul Bahraen)

Hati-Hati Syirik Cinta Wahai Sejoli

H

#IndonesiaBertauhid -Mas & Mbak, Kang dan Neng, Bro n Sist, agan & aganwati Bukannya ane nakut-nakutin ni atau menghalangi dan berusaha memutus cinta yang sedang hangat membara, khayalan, angan dan harapan yang telah melangit, tapi maaf belum waktu mendulang halalnya -Ane sampaikan karena ini rasa cinta kepada saudara semuslim, semoga […]

Karena Cinta Butuh Pengorbanan

K

Kalau ngomong Masalah cinta, maka gak akan habis dibahas, hanya episode yang berulang dari awal zaman hingga saat ini, kisah atau sandiwara yang berulang-berulang dengan Bagaimana Qabil membunuh Habil, Julius Caesar yang konon bertekuk mengharap cinta Cleopatra Unta nabi Shalih yang terbunuh, Nabi Yusuf yang kuat melawan godaan cinta terlarang Julio […]

Segera Katakan Kepada Ikhwan Itu, Menawarkan diri lebih Mulia daripada tersiksa Khamer Asmara

S

Apalagi di zaman sosmed sekarang, Gerak-gerik Ikhwan aktivis dakwah mudah dilhat, mudah juga jatuh cinta, apalagi terkadang “persaingan” beraaaaaat dan kesempatan yang langka Ini yang kami katakan bahwa setiap kaidah fiqhiyah umumnnya mempunyai pengecualian,  memang hakikatnya wanita menunggu akan tetapi, ia tidak menunggu sebagaimana menunggunya periuk yang tertelungkup kemudian diterlentangkan. […]