Home / Adab / Belajar Masuk Pondok Pesantren atau Masuk Fakultas Kedokteran

Belajar Masuk Pondok Pesantren atau Masuk Fakultas Kedokteran

pondok

Ketika seseorang anak berkata,

“pak saya ingin masuk pondok pesantren, ingin menghapalkan Al-Quran dan mengusasi tafsirnya agar saya memahami firman Allah  dan ingin mempelajari agama, petunjuk hidup ini dengan benar”

 

Maka terkadang orang tua berkata,

“kamu kan pintar, kenapa ga masuk ke fakultas kedokteran saja? Kalau kamu masuk kedokteran bapak dukung penuh, ga usah pikirin biaya lagi”

 

Bahkan ada kisah nyata yang kami dengar sendiri dari orangnya, jika ia masuk pondok pesantren maka ia tidak akan dibiayai.  Dan  masyarakat umumnya jika untuk masuk fakultas kedokteran, maka dukungan penuh kepada anaknya, dimasukkan tempat kursus tes masuk yang terkenal, berapapun sumbangan masuk akan dibayar [di Fakutas kedokteran UGM ada berita intern, ada yang masuk dengan sumbangan satu Miliyar, wallahu a’lam] dan jika masuk kedokteran menjadi kebanggaan diri dan kebanggaan orang tua dan keluarganya.

 

Padahal ilmu agama adalah ilmu yang sangat mulia dan lebih mulai dari Ilmu kedokteran, Allah  Ta’ala berfirman,

يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ

“Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antara kalian dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat” [Al-Mujadilah : 11]

 

Ath-Thabari rahimahullahu berkata,

ويرفع الله الذين أوتوا العلم من أهل الإيمان على المؤمنين، الذين لم يؤتوا العلم بفضل علمهم درجات، إذا عملوا بما أمروا به

 

 “Allah mengangkat derajat orang beriman yang berilmu di hadapan orang beriman yang tidak berilmu karena keutamaan ilmu mereka, jika mereka mengamalkan ilmu tersebut.” [Jami’ Bayan fii Ta’wilil Quran 23/246, Muassasah Risalah, Asy-Syamilah]

 

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

من يرد الله به خيرا يفقهه في الدين

“Barangsiapa yang Allah kehendaki baginya kebaikan maka Dia akan memahamkan baginya agama (Islam).”  [HR. Al-Bukhari no. 2948 dan Muslim no. 1037]

Dan beliau bersabda,

إن الله يرفع بهذا الكتاب أقواما و يضع به أخرين

“sesungguhnya Allah akan memuliakan dengan kitab ini [Al-Quran] sebagian orang dan akan merendahkan dengannya sebagian yang lain.” [HR. Muslim]

Dan ketika seseorang menjadi ustadz di lingkungannya maka ia juga akan dihormati. Bupati, lurah, camat dan bahkan dokter juga akan menghormati ustadz tersebut.

 

Demikian semoga bermanfaat

@Pogung Dalangan,  Yogyakarta Tercinta

Penyusun:  dr.  Raehanul Bahraen

Artikel www.muslimafiyah.com

 

silahkan like fanspage FB , subscribe facebook dan   follow twitter

Leave a Reply