Home / Aqidah / Maksud Ayat: Tidak Diampuni Jika Melakukan Dosa Syirik

Maksud Ayat: Tidak Diampuni Jika Melakukan Dosa Syirik

#IndonesiaBertauhid

-Mungkin ada yang kurang paham mengenai ayat, Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, bukannya Allah maha Pengampun dan Penerima Taubat?

-Ayatnya yaitu,

إِنَّ اللَّهَ لَا يَغْفِرُ أَنْ يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَلِكَ لِمَنْ يَشَاءُ وَمَنْ يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدِ افْتَرَى إِثْمًا عَظِيمًا

“Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang dibawah dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar.” (QS. An Nisa’: 48).

-Maksudnya adalah: Jika orang tersebut tidak bertaubat dari dosa syirik/ dosa di bawa mati, maka Allah tidak akan mengampuninya

-Adapun dosa di bawah syirik, maka ADA KEMUNGKINAN Allah akan memgampuninya, meskipun belum bertaubat dan dosa itu dibawa mati

-Berikut rincian agar lebih memahami:

1. Jika TAUHIDnya bagus, maka bisa jadi langsung masuk surga tanpa hisab dan adzab

2. Amal baiknya lebih banyak dari amal buruk, maka masuk surga

3. Amal buruk lebih banyak dari amal baik, maka dirinci:

a. Bisa jadi Allah ampuni dosa-dosanya walaupun ia belum bertaubat sebelum meninggal, maka ia masuk surga

b. Allah tidak ampuni, bisa jadi TAUHIDnya kurang, maka  masuk neraka SEMENTARA dan nanti masuk surga kemudian

4. Ia pernah melakukan kesyirikan dan belum bertaubat sebelum meninggal, maka ia masuk nereka kekal

– Ingat! dosa yang dihapus adalah dosa kepada Allah, adapun dosa sesama manusia (misalnya memukul), maka akan dibalas dipadang mahsyar

-Ayo tetap semangat belajar TAUHID dan mendakwahkannya

@Klinik Gading, Yogyakarta Tercinta

Penyusun: Raehanul Bahraen

Artikel www.muslimafiyah.com

Leave a Reply