Home / Adab / Penjelasan Makna Doa dan Dzikir Sehari- Hari (3)

Penjelasan Makna Doa dan Dzikir Sehari- Hari (3)

7. Doa keluar rumah

بِسْمِ اللَّهِ، تَوَكَّلْتُ عَلَى اللَّهِ، لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللَّهِ
Bismillaah, tawakkaltu ‘alallaah, laa haula wa laa quwwata illaa billaah.
Artinya: Dengan nama Allah (aku keluar). Aku bertawakkal kepadaNya, tiada daya dan upaya kecuali karena pertolongan Allah. (HR. Abu Dawud & At-Tirmidzi)
Penjelasan ringkas:

Doa ini cukup ringkas, mengandung makna yang dalam dan sangat luar biasa. Menyebut nama Allah pertama kali dengan ucapan “basmalah” kemudian bertawakkal kepada Allah ketika akan keluar rumah menghadapi urusan dunia dan pekerjaannya. Hakikat tawakkal ini sangat penting bagi kaum muslimin dan sangat penting dipahami
Rukun tawakkal ada dua:
1. Mengambil sebab dan melaksanakan usaha

Sehingga ia berusaha dan menempuh apa yang menjadi sebab semisal giat dan kreatif mencari rezeki
2. Menyerahkan hasil akhir kepada Allah dan ridha apapun takdir Allah karena itu yang terbaik

Inilah rukun tawakkal yang terpenting, yaitu setelah berusaha ia serahkan hasilnya kepada Allah, apapun hasilnya ia selalu optimis karena Allah telah memilihkan keputusan/takdir terbaik baginya. Jika hasilnya baik, ia bersyukur dan bergembira. Jika hasilnya tidak sesuai keinginannya, maka ia tetap bersyukur karena pilihan Allah lebih baik dari pilihannya dan mungkin akan disimpan untuk kebaikan lainnya, ia pun intropeksi dan evaluasi serta memperbaiki untuk masa depan yang lebih baik
Membaca doa ini memiliki keutamaan yang sangat banyak sebagaimana dalam hadits berikut.
Dalam hadis dari Anas bin Malik radhiallahu ‘anhu , Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
ﺇِﺫَﺍ ﺧَﺮَﺝَ ﺍﻟﺮَّﺟُﻞُ ﻣِﻦْ ﺑَﻴْﺘِﻪِ ﻓَﻘَﺎﻝَ ﺑِﺴْﻢِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺗَﻮَﻛَّﻠْﺖُ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻟﻠَّﻪِ، ﻟَﺎ ﺣَﻮْﻝَ ﻭَﻟَﺎ ﻗُﻮَّﺓَ ﺇِﻟَّﺎ ﺑِﺎﻟﻠَّﻪِ، ﻗَﺎﻝَ : ﻳُﻘَﺎﻝُ ﺣِﻴﻨَﺌِﺬٍ : ﻫُﺪِﻳﺖَ، ﻭَﻛُﻔِﻴﺖَ، ﻭَﻭُﻗِﻴﺖَ، ﻓَﺘَﺘَﻨَﺤَّﻰ ﻟَﻪُ ﺍﻟﺸَّﻴَﺎﻃِﻴﻦُ، ﻓَﻴَﻘُﻮﻝُ ﻟَﻪُ ﺷَﻴْﻄَﺎﻥٌ ﺁﺧَﺮُ : ﻛَﻴْﻒَ ﻟَﻚَ ﺑِﺮَﺟُﻞٍ ﻗَﺪْ ﻫُﺪِﻱَ ﻭَﻛُﻔِﻲَ ﻭَﻭُﻗِﻲَ؟
” Apabila seseorang keluar dari rumahnya kemduian dia membaca doa
ﺑِﺴْﻢِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺗَﻮَﻛَّﻠْﺖُ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻟﻠَّﻪِ، ﻟَﺎ ﺣَﻮْﻝَ ﻭَﻟَﺎ ﻗُﻮَّﺓَ ﺇِﻟَّﺎ ﺑِﺎﻟﻠَّﻪِ
Maka disampaikan kepadanya, ‘Kamu diberi petunjuk, kamu dicukupi kebutuhannya, dan kamu dilindungi .’ Seketika itu setan-setan pun menjauh darinya. Lalu salah satu setan berkata kepada temannya, ’Bagaimana mungkin kalian bisa mengganggu orang yang telah diberi petunjuk, dicukupi, dan dilindungi .’ (HR. Abu Daud dan Tirmidzi, Shahih)
8. Doa masuk rumah
بِسْمِ اللَّهِ
Bismillaah.
Artinya: Dengan nama Allah (aku masuk). (HR. Muslim)
Penjelasan ringkas:

Membaca doa ini sangat pentinng, karena setan tidak akan bermalam di rumah kita dan tidak akan bisa membisikka dan memberikan keburukan kepada kita. Terlebih jika ditambah dengan membaca doa makan, maka semakin lengkap, bagi setan tidak ada tempat tinggal dan tidak ada makanan bagi mereka di rumah kita
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
إِذَا دَخَلَ الرَّجُلُ بَيْتَهُ فَذَكَرَ اللَّهَ عِنْدَ دُخُولِهِ وَعِنْدَ طَعَامِهِ قَالَ الشَّيْطَانُ لاَ مَبِيتَ لَكُمْ وَلاَ عَشَاءَ. وَإِذَا دَخَلَ فَلَمْ يَذْكُرِ اللَّهَ عِنْدَ دُخُولِهِ قَالَ الشَّيْطَانُ أَدْرَكْتُمُ الْمَبِيتَ. وَإِذَا لَمْ يَذْكُرِ اللَّهَ عِنْدَ طَعَامِهِ قَالَ أَدْرَكْتُمُ الْمَبِيتَ وَالْعَشَاءَ
“Jika seseorang memasuki rumahnya lantas ia menyebut nama Allah saat memasukinya, begitu pula saat ia makan, maka setan pun berkata (pada teman-temannya), “Kalian tidak ada tempat untuk bermalam dan tidak ada jatah makan.” Ketika ia memasuki rumahnya tanpa menyebut nama Allah ketika memasukinya, setan pun mengatakan (pada teman-temannya), “Saat ini kalian mendapatkan tempat untuk bermalam.” Ketika ia lupa menyebut nama Allah saat makan, maka setan pun berkata, “Kalian mendapat tempat bermalam dan jatah makan malam.” (HR. Muslim no. 2018)
Ingat juga kita ucapkan salam ketika akan memasuki rumah, sebagaimana perintah Allah dalam Al-Quran
Allah berfirman,
فَإِذَا دَخَلْتُمْ بُيُوتًا فَسَلِّمُوا عَلَى أَنْفُسِكُمْ تَحِيَّةً مِنْ عِنْدِ اللَّهِ مُبَارَكَةً طَيِّبَةً
“Maka apabila kamu memasuki (suatu rumah dari) rumah- rumah (ini) hendaklah kamu memberi salam kepada (penghuninya yang berarti memberi salam) kepada dirimu sendiri, salam yang ditetapkan dari sisi Allah, yang diberi berkat lagi baik.” (QS. An Nur: 61).
9. Doa masuk masjid

ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺍﻓْﺘَﺢْ ﻟِﻲْ ﺃَﺑْﻮَﺍﺏَ ﺭَﺣْﻤَﺘِﻚَ
Allahummaftah lii Abwaaba Rahmatik 
Artinya: Ya Allah, bukakanlah untukku pintu rahmat-Mu.” (HR. Muslim)
Penjelasan ringkas:

Masjid merupakan tempat ibadah kaum muslimin dan penuh berkah di dalamnya. Sudah selayaknya kita memohon bantuan Allah untuk dimudahkan mendapatkan rahmat dan kasih sayang Allah di dalamnya. Inilah luar biasanya doa ini, meskipun kita akan jelas-jelas melakukan ketaatan dan ibadah di masjid dan akan terbuka rahmat Allah, kita tetap memohon pada Allah, karena Allah yang memberikan kekuatan dan taufik kita agar beribadah. Poinnya adalah agar kita tidak sombong dengan ibadah yang kita lakukan atau telah merasa berjasa dengan ibadah, padahal kemampuan kita melaksanakan ibadah dari Allah dan sejatinya Allah tidak butuh dengan ibadah kita
Syaikh Majdi Abdul Wahhab menjelaskan bahwa maksud dari “pintu-pintu rahmat” dalam lafadz doa adalah “berbagai macam rahmat Allah”, sehingga kita akan mendapatkan rahmat yang luas dan banyajlk. Beliau berkata,
قوله: ((أبواب رحمتك)) أي: أنواع رحمتك.
“Maksud dari “pintu-pintu rahmat-Mu” adalah berbagai macam rahmat-Mu.” (syarh Hisnul Muslim)
10. Doa keluar masjid
ِ ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺇِﻧِّﻰ ﺃَﺳْﺄَﻟُﻚَ ﻣِﻦْ ﻓَﻀْﻠِﻚَ

Allahumma innii as-aluka min fadhlik ’ 
artinya: Ya Allah, aku memohon pada-Mu di antara karunia-Mu. ” (HR. Muslim 713)
Doa lainnya yang juga cukup singkat:
اَللَّهُمَّ اعْصِمْنِيْ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ
Allaahumma’shimnii minasy-syaithaanir-rajiim.
Artinya: Ya Allah, peliharalah aku dari godaan setan yang terkutuk. (HR. Ibnu Majah, Shahih)
Penjelasan ringkas:

Setelah melakukan ibadah, mendapatkan rahmat serta lebih terjaga dengan suasana masjid, kita akan keluar masjid dan tentu akan kembali mendapatkan fitnah dan ujian yang bisa menganggu keimanan serta melemahkan kita melakukan berbagai kebaikan. Bisa jadi akibat lemahnya iman dan bisikan setan yang terus-menerus. Karenanya kita berdia meminta perlindungan dari setan ketika keluar dari masjid. Ketika membaca doa ini, maka setan tidak akan mampu menggoda dan membisikkan keburukan pada kita, meskipun tetap saja ada kemungkinan kita melakukan keburukan karena kebiasaan yang sering kita lakukan, akan tetapi kita tetap berdoa agar Allah menjaga kita.
Jika diperhatikan, doa masuk masjid adalah meminta rahmat sedangkan keluar masjid meminta karunia. Penjelasannya sebagaiman dijelaskan Syaikh Majdi Abdul Wahhab, beliau berkata
لعل السر في تخصيص الرحمة بالدخول والفضل بالخروج؛ أن من دخل اشتغل بما يزلفه إلى ثوابه وجنته، فيناسب ذكر الرحمة، وإذا خرج اشتغل بابتغاء الرزق الحلال فناسب ذكر الفضل؛ كما قال تعالى: {فَانْتَشِرُوا فِي الْأَرْضِ وَابْتَغُوا مِنْ فَضْلِ اللَّهِ
“Bisa jadi rahasia pengkhususan rahmat ketika masuk masjid dan karunia ketika keluar yaitu orang yang masuk masjid akan sibuk mencari pahala dan surga, sehingga sesuai dengan rahmat. Jika keluar dari masjid akan sibuk mencari rezeki halal, maka sesuai dengan karunia. Sebagaimana firman Allah dalam Al-Quran ‘Menyebarlah kalian di muka bumi dan carilah karunia Allah’.” (Syarh Hisnul Muslim)
Tulisan ini akan bersambung insyaallah ….

@Perum PTSC, Cileungsi, Bogor
Penyusun: Raehanul Bahraen
Artikel www.muslimafiyah.com

Leave a Reply