AqidahBimbingan IslamTauhid dan Aqidah

TAUHID memberikan Rasa Aman dengan Izin Allah

Mempelajari dan menerapkan TAUHID dalam kehidupan sehari-hari akan mendapatkan rasa aman. Hidupnya akan tenang dan nyaman, serta tidak ada rasa takut berlebihan, cemas, dan depresi.

Mari kita lihat orang yang bertauhid dan menjauhi praktik syirik, mereka akan merasa aman:

  • Orang yang percaya ada pohon keramat, ia akan merasa takut saat berjalan. Orang yang paham tauhid, tidak akan takut hanya karena pohon saja.
  • Orang yang percaya pada jimat akan merasa takut jika jimatnya hilang atau tidak ada, dan merasa akan ada yang mengganggu tanpa jimat tersebut.
  • Orang yang percaya pada kejatuhan cicak akan merasa was-was dan khawatir tertimpa sial. Sebaliknya, orang yang paham tauhid akan merasa tenang.
  • Orang yang paham tauhid dan yakin “Semua takdir Allah Baik” akan tenang, tidak pernah cemas akan masa depan, dan tidak akan depresi dengan masa lalu yang telah lewat.
  • Masih banyak keutamaan lainnya yang bisa mengantarkan pada rasa aman dan tenang.

Allah berfirman,

ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﺀَﺍﻣَﻨُﻮﺍ ﻭَﻟَﻢْ ﻳَﻠْﺒِﺴُﻮﺍ ﺇِﻳﻤَﺎﻧَﻬُﻢْ ﺑِﻈُﻠْﻢٍ ﺃُﻭْﻟَﺌِﻚَ ﻟَﻬُﻢُ ﺍْﻷَﻣْﻦُ ﻭَﻫُﻢ ﻣُّﻬْﺘَﺪُﻭﻥَ

“Orang-orang yang beriman dan tidak mencampuradukkan iman mereka dengan kezaliman (syirik), mereka itulah yang berhak mendapat keamanan dan mereka itu adalah orang-orang yang berhak mendapatkan petunjuk.” (Al An’am: 82).

Mereka yang tidak melakukan kezaliman akan mendapatkan rasa aman. Tafsir kezaliman di sini adalah kesyirikan.

Ibnu Katsir membawakan tafsir beliau,

قال البخاري : حدثنا محمد بن بشار ، حدثنا ابن أبي عدي ، عن شعبة ، عن سليمان ، عن إبراهيم ، عن علقمة ، عن عبد الله قال : لما نزلت ( ولم يلبسوا إيمانهم بظلم ) قال أصحابه : وأينا لم يظلم نفسه؟ فنزلت : ( إن الشرك لظلم عظيم ) [ لقمان : 13 ]

“Dari Abdullah beliau berkata, tatkala turun ayat “tidak mencampur iman dengan kezaliman”. Para sahabatnya bertanya, “siapa dari kita yang tidak pernah menzalimi dirinya?”. Maka turunlah ayat (menjelaskan), “Sesungguhnya kesyirikan adalah kezaliman yang besar” (Tafsir Ibnu Katsir)

Di ayat lainnya Allah menjelaskan bahwa rasa takut muncul karena melakukan kesyirikan. Allah Ta’ala berfirman,

ﺳَﻨُﻠْﻘِﻲ ﻓِﻲ ﻗُﻠُﻮﺏِ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﻛَﻔَﺮُﻭﺍ ﺍﻟﺮُّﻋْﺐَ ﺑِﻤَﺎ ﺃَﺷْﺮَﻛُﻮﺍ ﺑِﺎﻟﻠَّﻪِ ﻣَﺎ ﻟَﻢْ ﻳُﻨﺰﻝْ ﺑِﻪِ ﺳُﻠْﻄَﺎﻧًﺎ ﻭَﻣَﺄْﻭَﺍﻫُﻢُ ﺍﻟﻨَّﺎﺭُ ﻭَﺑِﺌْﺲَ ﻣَﺜْﻮَﻯ ﺍﻟﻈَّﺎﻟِﻤِﻴﻦَ

“Akan Kami masukkan ke dalam hati orang-orang kafir rasa takut, disebabkan mereka melakukan perbuatan syirik yang Allah sendiri tidak menurunkan keterangan tentang itu. Tempat kembali mereka ialah neraka; dan itulah seburuk-buruk tempat tinggal orang-orang yang zalim”. (Ali Imran: 151).

At-Thabari menjelaskan tafsir ayat ini, beliau berkata,

وهو الجزع والهلع =” بما أشركوا بالله “

“Yaitu rasa cemas dan takut karena melakukan kesyirikan kepada Allah”. (Tafsir At-Thabari)

Perhatikan juga ayat berikut, bahwa Allah akan memberikan janji bagi mereka yang beriman, tidak mempersekutukan Allah, dan beramal saleh:

  1. Menjadikan berkuasa di muka bumi
  2. Diteguhkan hatinya
  3. Menukar ketakutan menjadi rasa aman

Allah berfirman,

ﻭَﻋَﺪَ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﺁﻣَﻨُﻮﺍ ﻣِﻨﻜُﻢْ ﻭَﻋَﻤِﻠُﻮﺍ ﺍﻟﺼَّﺎﻟِﺤَﺎﺕِ، ﻟَﻴَﺴْﺘَﺨْﻠِﻔَﻨَّﻬُﻢ ﻓِﻲ ﺍﻟْﺄَﺭْﺽِ ﻛَﻤَﺎ ﺍﺳْﺘَﺨْﻠَﻒَ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﻣِﻦ ﻗَﺒْﻠِﻬِﻢْ، ﻭَﻟَﻴُﻤَﻜِّﻨَﻦَّ ﻟَﻬُﻢْ ﺩِﻳﻨَﻬُﻢُ ﺍﻟَّﺬِﻱ ﺍﺭْﺗَﻀَﻰ ﻟَﻬُﻢْ، ﻭَﻟَﻴُﺒَﺪِّﻟَﻨَّﻬُﻢ ﻣِّﻦ ﺑَﻌْﺪِ ﺧَﻮْﻓِﻬِﻢْ ﺃَﻣْﻨﺎً، ﻳَﻌْﺒُﺪُﻭﻧَﻨِﻲ ﻟَﺎ ﻳُﺸْﺮِﻛُﻮﻥَ ﺑِﻲ ﺷَﻴْﺌﺎً

“Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman dan beramal saleh di antara kalian, bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di muka bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang yang sebelum mereka berkuasa. Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah berada dalam ketakutan menjadi aman sentausa. Mereka tetap beribadah kepada-Ku dengan tidak mempersekutukan sesuatu apapun dengan-Ku”. (An-Nur: 55).

Demikian semoga bermanfaat

@Yogyakarta Tercinta

Penyusun: Raehanul Bahraen

Artikel www.muslimafiyah.com

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button